Kapolda: Keamanan Jakarta Tak Bisa Dijaga Polri Sendiri
Kapolda Metro Jaya menegaskan menjaga keamanan dan ketertiban Jakarta tidak dapat dilakukan Polri seorang diri, sehingga sinergi dengan Pemprov, TNI, dan masyarakat menjadi kekuatan penting. Kerja keras, dedikasi, dan loyalitas keluarga besar Polda Metro Jaya dalam menjaga keamanan dan melayani masyarakat tercermin lewat penghargaan tersebut. Komjen Pol Asep Edi Suheri selaku Kapolda Metro Jaya bertindak sebagai pemimpin upacara tradisi penyerahan Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti.
Selain itu, melalui Nugraha Sakanti, Kapolda mengajak seluruh jajaran menghadirkan energi baru demi pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Bagi Kapolda, amanah negara dan kepercayaan masyarakat dalam Nugraha Sakanti melekat kepada setiap insan Polda Metro Jaya. Lebih lanjut, kesatuan di lingkungan Kepolisian yang berjasa menjalankan tugas dan bermanfaat bagi bangsa dan negara berhak menerima Tanda Kehormatan Nugraha Sakanti.
Alih-alih menjadi titik akhir, Nugraha Sakanti disebut Kapolda sebagai pendorong moral bagi jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pengabdiannya. Dalam kesempatan itu, kapolda menyebut penghargaan tersebut sebagai buah dari pengabdian kolektif seluruh jajaran, bukan hasil kerja perorangan ataupun satu fungsi saja. Upacara berlangsung di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya pada Senin, 6 Juli 2026.
Sementara itu, menurut Kapolda, tugas menjaga keamanan dan ketertiban ibu kota tidak dapat diemban Polri sendirian dan memerlukan kolaborasi. Kapolda menegaskan bahwa setiap personel memiliki peran penting, baik yang bertugas di lapangan, sentra pelayanan kepolisian, jalan raya, kewilayahan, maupun personel pendukung di balik layar.
