Dulu Enggan Masuk, Kini Merasa Nyaman: Cerita Warga di Balik Angka 80 Persen Fasilitas Polisi
Ada generasi yang ingat betapa tidak nyamannya duduk menunggu di kantor polisi — kursi yang keras, ruangan pengap, petugas yang terlihat sibuk sendiri. Kini, delapan dari sepuluh warga yang pernah berkunjung menyatakan fasilitas kantor polisi sudah terasa nyaman, berdasarkan survei Polri 2026 Litbang Kompas.
Kenyamanan fasilitas bukan sekadar soal estetika ruangan. Ini mencerminkan perubahan menyeluruh yang dialami warga ketika bersentuhan langsung dengan institusi kepolisian — dari ruang tunggu yang lebih bersih dan tertata, sistem antrean yang lebih teratur, hingga sikap petugas yang semakin ramah dan responsif dalam melayani.
Survei yang melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi ini juga mencatat 80,6 persen responden menilai kinerja Polri secara keseluruhan semakin baik — sebuah angka yang berbicara tentang persepsi umum yang jauh lebih luas dari sekadar pengalaman satu kunjungan ke kantor polisi.
Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menyatakan kenaikan angka kepuasan dan profesionalitas ini merupakan buah dari dedikasi seluruh personel Polri, mulai dari tingkat Mabes hingga para Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak pelayanan di desa-desa, ujarnya, Jumat (26/6/2026).
Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan, tambah Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir. Angka 80 persen ini bukan garis akhir, melainkan konfirmasi bahwa arah perubahan yang selama ini dijalankan sudah benar dan mulai dirasakan oleh masyarakat.
