Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kompas (Litbang Kompas) mencatat lonjakan kepercayaan masyarakat terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Berdasarkan hasil survei terbaru, citra positif institusi Polri menembus angka 71,5 persen, meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 64,4 persen.
Survei ini dilaksanakan pada 9 hingga 18 April 2026 dengan melibatkan 1.200 responden melalui metode wawancara tatap muka. Pengambilan sampel dilakukan secara acak menggunakan pencuplikan sistematis bertingkat yang mencakup 38 provinsi di seluruh Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini mencapai 95 persen dengan margin of error sebesar 2,83 persen.
Selain citra kelembagaan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap layanan Polri juga mengalami kenaikan, dari 65 persen pada tahun sebelumnya menjadi 67,6 persen. Peningkatan citra ini dinilai berkaitan erat dengan semakin intensifnya keterlibatan anggota Polri sebagai garda terdepan aparat Bhayangkara negara di lapangan.
Litbang Kompas juga menggali penilaian dari responden yang pernah berinteraksi langsung dengan Polri. Hasilnya, skor kinerja profesionalitas layanan Polri naik dari 7,76 menjadi 8,37. Skor tersebut dihitung dari rata-rata 20 aspek penilaian, termasuk di antaranya kemudahan pengurusan dokumen. Selain itu, sebanyak 80 persen responden mengaku bahwa fasilitas pelayanan di kantor polisi saat ini sudah terasa nyaman.
Peningkatan signifikan ini menempatkan Polri dalam jajaran lima institusi negara yang paling dipercaya oleh publik. Bahkan, menurut hasil survei tersebut, tingkat kepercayaan terhadap Polri tercatat lebih tinggi dibandingkan lembaga penegak hukum lainnya, yakni Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

