Monday, 10 August 2026
Nasional

Opini: Polri di Atas KPK dalam Kepercayaan — Apakah Ini Kabar Baik atau Tanda Bahaya?

JAKARTA — Ketika survei Polri 2026 Litbang Kompas menunjukkan bahwa Polri kini lebih dipercaya dari KPK, Kejaksaan Agung, dan Mahkamah Agung, reaksi pertama banyak orang adalah: “luar biasa, Polri berhasil.” Tapi ada analisis yang lebih nuanced yang perlu dilakukan: apakah ini murni kabar baik untuk ekosistem penegakan hukum Indonesia, atau ada dimensi yang perlu diwaspadai?

Ini adalah pembalikan dari pola yang sering diasumsikan publik. KPK, yang selama bertahun-tahun menjadi simbol pemberantasan korupsi yang mendapat dukungan luas, kini tertinggal dari Polri dalam hal kepercayaan publik versi survei ini.

Beberapa faktor yang mungkin menjelaskan dinamika ini: Polri adalah institusi yang paling sering bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga. Setiap perbaikan kecil dalam interaksi harian langsung dirasakan oleh jutaan warga. Sementara lembaga seperti KPK dan MA lebih banyak beroperasi di level yang tidak bersentuhan langsung dengan mayoritas masyarakat.

“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Berita Terkait