Musim Semi Setelah Musim Dingin: Perjalanan Polri dari Dikritik Habis ke Diapresiasi Seluruh Negeri
Ada musim dingin yang panjang dalam sejarah kepercayaan publik Polri — September 2025 menjadi titik paling beku, dengan citra yang hanya 44,5 persen. Namun setiap musim dingin berakhir. Dan musim semi kepercayaan yang kini tiba dalam survei Polri 2026 Litbang Kompas terasa lebih hangat karena pernah merasakan betapa dinginnya musim sebelumnya.
Narasi lama tentang Polri adalah tentang pemerasan, ketidakprofesionalan, dan perlakuan tidak setara terhadap berbagai lapisan masyarakat. Narasi baru yang perlahan terbentuk adalah tentang Bhabinkamtibmas yang hadir di desa, kantor polisi yang nyaman dikunjungi, sanksi tegas terhadap anggota yang melanggar, dan pengungkapan kejahatan berskala besar yang membuktikan Polri bekerja untuk rakyat.
Perubahan narasi ini tidak terjadi melalui kampanye komunikasi semata — ia terjadi karena ada perubahan perilaku nyata yang cukup konsisten dan meluas untuk dirasakan oleh 80,6 persen responden sebagai kinerja yang semakin baik. Ketika pengalaman nyata masyarakat berubah, narasi berubah mengikutinya.
Kinerja institusi ini harus diapresiasi, dan ini menandakan desakan reformasi Polri selama ini berjalan dengan baik. Angka kepuasan masyarakat ini menandakan wajah baru Polri yang lebih profesional adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh personil Kepolisian, ujar Sandri Rumanama, Kornas Presidium Pemuda Timur, Jumat (26/6/2026).
Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, tegas Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.
