Mengapa Polri Lebih Dipercaya Dibanding KPK, Kejagung, dan Mahkamah Agung
JAKARTA — Salah satu temuan paling mengejutkan dalam Survei Litbang Kompas 2026 adalah posisi Polri di antara lembaga penegak hukum lainnya. Tidak hanya masuk dalam lima institusi negara paling dipercaya publik — Polri tercatat memiliki tingkat kepercayaan relatif paling tinggi dibandingkan Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi.
Ini adalah pembalikan dari pola yang sering diasumsikan publik. KPK, yang selama bertahun-tahun menjadi simbol pemberantasan korupsi yang mendapat dukungan luas, kini tertinggal dari Polri dalam hal kepercayaan publik versi survei ini. Demikian pula Mahkamah Agung dan Kejaksaan Agung yang secara historis sering dipersepsikan sebagai institusi yang lebih “bersih” dari kepolisian.
Beberapa faktor yang mungkin menjelaskan dinamika ini: Polri adalah institusi yang paling sering bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari warga. Setiap perbaikan kecil dalam interaksi harian — petugas yang lebih ramah, proses yang lebih cepat, fasilitas yang lebih nyaman — langsung dirasakan oleh jutaan warga. Sementara lembaga seperti KPK dan MA lebih banyak beroperasi di level yang tidak bersentuhan langsung dengan mayoritas masyarakat.
“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui peningkatan kualitas SDM, inovasi, serta transformasi pelayanan yang berkelanjutan,” tegas Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.
