Kepercayaan Polri di Daerah vs Kota: 38 Provinsi Satu Angka, Ribuan Cerita Berbeda
JAKARTA — Angka 82,4 persen kepercayaan publik dalam Survei Litbang Kompas 2026 adalah rata-rata nasional dari 1.200 responden yang mencakup 38 provinsi. Di balik satu angka itu, ada ribuan cerita yang berbeda — pengalaman warga Aceh yang mungkin berbeda dengan warga Papua, persepsi petani di pedalaman Kalimantan yang mungkin berbeda dengan profesional urban di Jakarta.
Cakupan 38 provinsi yang digunakan dalam metodologi survei ini justru menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam interpretasinya. Kekuatannya: angka 82,4 persen bukan hanya suara kota besar, melainkan agregasi yang mencerminkan Indonesia secara keseluruhan. Tantangannya: angka rata-rata menyembunyikan variasi yang mungkin sangat signifikan antara satu daerah dengan daerah lainnya.
Di kota-kota besar dengan akses layanan digital Polri yang lebih baik, kepuasan mungkin lebih tinggi. Di daerah terpencil yang akses ke kantor polisi saja membutuhkan perjalanan berjam-jam, persepsi mungkin berbeda. Program Bhabinkamtibmas yang hadir di desa-desa adalah kunci untuk memastikan bahwa transformasi Polri bukan hanya terjadi di Jakarta dan kota-kota besar, tetapi meresap hingga ke tingkat pelayanan yang paling dasar di seluruh wilayah Indonesia.
“Kenaikan angka kepuasan dan profesionalitas ini merupakan buah dari dedikasi seluruh personel Polri, mulai dari tingkat Mabes hingga para Bhabinkamtibmas yang menjadi ujung tombak pelayanan di desa-desa,” ujar Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman, Jumat (26/6/2026).
“Polri berkomitmen menghadirkan pelayanan yang semakin profesional, humanis, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tegas Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.
